Ngadem dapet SIM

Beberapa saat yang lalu, habis baca-baca di kantin milan, ternyata ada kawan yang sedang ngedumel gara-gara perpanjangan sim, saya mo berbagi pengalaman tentang memperpanjang SIM di Jogja sini, tentunya ini berlaku untuk para pemegang KTP jogja. Biar nda ngeri dulu kalau mau perpanjang SIM dan akhirnya cuman berakhir dengan nitip ke orang alias nyalo, padahal kalau sudah tahu caranya, gampang sahaja kok, tiada yang susah-susah amat.

Cara yang pertama jelas, datang ke Polres atau kalo di kota Jogja, ke Poltabes. Lalu silahkan tanya saja di sana gimana cara memperpanjang SIM, dan niscaya anda pasti diarahkan ke daerah khusus bagian pengurusan pembuatan dan perpanjangan SIM, kemudian tinggal ikuti saja instruksi yang ada di sana.

Kebetulan saya nda make cara ini, soalnya selepas saya mengantar simbok saya memperpanjang SIM yang masih berlaku satu tahun lagi, saya merasa malas memperpanjang di Poltabes, lha antre dokternya lumayan panjang juga. Saya pake cara laen, yaitu memperpanjang SIM di Amplaz, hohoho, enak tho? manteb to? Sambil ngadem plus bisa cuci mata.. 😆

Untuk layanan SIM di Mall Ambarukmo Plaza ini memang sudah lama saya dengar, tapi ya baru sempat mencoba sendiri pas bulan puasa kemaren, lha gimana lagi? sebelumnya SIM saya belum kadaluarsa je. Persyaratannya mudah saja, bawa fotokopi KTP dan SIM, saya sarankan minimal bawa 2. Kemudian datang ke Amplaz, ada di bagian barat-nya Centro, dekat-dekat salon apa saya lupa namanya 😛 atau bisa tanya saja pada petugas Amplaz dimana letak SIM Corner. Nanti sampe di sana, langsung saja menghadap sama petugas yang ada, kemudian laporkan keperluannya. Nanti untuk perpanjangan membayar 60ribu rupiah, dapat formulir yang harus diisi. Kemudian bikin surat keterangan dokter seharga 20ribu. Enaknya di sini sepi, entah saya kebetulan dapat giliran sepi atau memang belum banyak yang tahu layanan ini?

Bagian Pelayanan SIM di Amplaz

Bagian Pelayanan SIM di Amplaz

Setelah formulir selesai diisi, surat dokter didapat, nanti serahkan kepada petugas lainnya, untuk kemudian di cek dan kemudian menunggu giliran pemotretan dan pencetakan SIM. Cetaknya nda lama kok, habis di foto, sama scan sidik jari, tunggu sebentar dan jadilah kartu SIM anda yang baru ;-).

Isi Formulir Perpanjangan

Isi Formulir Perpanjangan

Jangan Lupa Fotokopi SIM Lama dan KTP

Jangan Lupa Fotokopi SIM Lama dan KTP

Total jendral, saya habis 86ribu 5ratus rupiah, 60ribu biaya perpanjangan, 20ribu surat sakti dokter, seribu limaratus buat bayar parkir, yang terakhir 5ribu rupiah buat tambal ban motor yang bocor karena tidak kuat dinaeki boncengan saya dan kawan laen yang kebetulan juga berbadan besar :lol:.

Oiya, pelayanan ini buka dari hari Senin sampai hari Sabtu, dengan pembagian tertentu sesuai daerah KTP pemegang SIM, kalau datang amannya ya jangan datang ke sana malam hari, biar pasti dilayani datanglah sesuai jam kantor saja.

Jadwal Pelayanan

Jadwal Pelayanan

Advertisements

Install Ulang Grub Ubuntu 9.04

Sedikit catatan aja biar nda susah nanti kalo nyari info lagi tentang instalasi ulang grub. Grub saya hilang gara-gara saya beralih hati dari XP ke 7, yang mana ostosmatis turut menghapus daripada grub saya, jadinya beberapa waktu yang lalu nda bisa boot ke Ubuntu-nya. Gugling-gugling, cari-cari info, prefer yang halaman Indonesia akhirnya pergi ke situs ini.

Di situ diberitai eh di kabarkan dari empunya blog kalo ada dua cara yang bisa dipake. Saya sudah nyoba yang satu, yang make masuk ke terminal lalu masuk ke grub, lalu find /boot/grub/stage1, dan seterusnya, entah mengapa kalo di saya cara ini kok nda berhasil, apa karena yang membimbing lupa-lupa ingat ya? 😆

Akhirnya pake cara satunya, liat di situs tadi. Caranya, booting live cd dulu, jangan lupa partisi linux anda file systemnya apa, nanti versi linux live cd yg untuk booting menyesuaikan soalnya. Kasus di saya, pertama kali saya pake cd Ubuntu 8 buat live cd, eh tidak mau nge-mount partisi linux saya karena punya saya tak format Ext4, sementara Ubuntu 8 masih belum mengenali filesystem itu. Jadi, pakailah versi paling baru saja untuk amannya :-D.

Setelah booting, lalu masuk terminal, kemudian lihat pembagian partisi hardisk anda kalau tidak ingat dengan cara ketikkan :

sudo fdisk -l.

Di tempat saya Linuxnya ada di sda3, di tempat anda mungkin berbeda dengan saya, yang pasti carilah yang tulisannya pada bagian sistem berbunyi “Linux”

Setelah tahu dimana letak partisi linux anda, ketikkan perintah-perintah berikut:

  1. sudo mount -t ext4 /dev/sda3 /mnt/, enter
  2. sudo mount -t proc proc /mnt/proc/, enter
  3. sudo mount -t sysfs sys /mnt/sys/, enter
  4. sudo mount -o bind /dev /mnt/dev, enter
  5. sudo chroot /mnt /bin/bash

Oiya, seperti saya bilang di awal, partisi Linux saya file systemnya ext4, kalau tempat anda berbeda ya tinggal di sesuailak sahaja.

Setelah perintah mounting tadi, baru kita instal grub dengan mengetikkan:

  1. grub-install /dev/sda, enter
  2. grub-install /dev/sda3, enter

Kalau tiada pesan error tertera, reboot, keluarkan live cd, lalu dilihat hasilnya, kalo di tempat saya sih akhirnya keluar juga yang lama sembunyi alias grubnya :lol:.