Posted on

Lethologica

Ini bukan tentang albumnya Letto yang baru, yang namanya juga Lethologica, tapi ini tentang sebuah sindrom. Berawal dari post temen saya ini, saya ingat pernah baca sekilas tentang Lethologica, keadaan saat kamu tidak bisa menemukan kata yang tepat atau tidak dapat mengingat apa nama atau kata yang merujuk pada satu fakta atau benda yang ada.

Lebih lengkapnya ada beberapa penjelasan terkait tentang hal ini, saya ambilkan dari beberapa sumber.

  1. dari Wikipedia: is a psychological disorder that inhibits an individual’s ability to articulate his or her thoughts by temporarily forgetting key words, phrases or names in conversation.
  2. dari UrbanDictionary: Lethologica is a psychological disorder where in an individual temporarily forgets key words, phrases or names in conversation.

Sama pada intinya, kalo mau lihat lebih lengkap penjelasannya di Wikipedia, bahkan dibilang sindrom lethologica ini bisa menjadi masalah serius. Hal ini bisa disebabkan oleh banyak hal, seperti stres, kebugaran fisik, interaksi sosial dan kapasitas memori otak. Jadi, kita harus sering-sering melatih otak, supaya tetap tajam dan responsif, jangan sampai otak kita terjual mahal karena masih orisinil alias jarang dipakai😆

Dumb: You know the word for when you can’t remember a particular word but you know what it represents?
Dumber: No. What’s the word?
Dumb: I can’t remember.
Dumb & Dumber: (laughter)

About septoadhi

seru, seram, menggairahkan!!!

6 responses to “Lethologica

  1. lemmot1me

    btw, ada ga buku “How to Cure Lethologica for Dummies”?

  2. andre ganteng:D ⋅

    wah sep, jangan membaca blog anda dikala mengantuk plus mata silinder, ga iso kewoco!!(kabur tulisanya) :Dhahaha

  3. septoadhi ⋅

    #sari
    boro2 ada bukunya, di wikiped juga dibilang “Unfortunately no effective treatments for the disorder exist”

    #andre
    weh, iya juga ya ndre, yah dipertimbangkan deh ganti theme lagi😀

  4. superwid

    Nah nah nah, begini ini. Nambah informasi tapi tidak didukung penambahan kapasitas otak bisa menimbulkan lethologica. Jadi kalau begini, ndak usah banyak baca yang bisa nambah info.

    Banyak baca, banyak lupa. Hehew..

  5. ini sindrom lethologica ada miripnya dengan salah satu film yang pernah saya tonton, tapi saya lupa filmnya apa…

  6. Pingback: Tweets that mention Lethologica « Septo Adhi -- Topsy.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s